Bolehkah Meminjam Uang Untuk Berinvestasi

Bolehkah Meminjam Uang untuk Berinvestasi?

Nah, pertanyaan ini seringkali diajukan oleh kaum muda seperti kamu yang sudah sangat ingin terjun ke dunia investasi. Bolehkah meminjam uang untuk investasi, khususnya ke pasar modal?

Jadi, sebenarnya jika kamu ingin berinvestasi di pasar modal, tidak disarankan untuk memakai uang pinjaman atau kredit untuk melakukan itu. Mengapa? Karena dengan melakukan pinjaman dan investasi pada saat yang bersamaan, maka kamu sebagai investor akan terpapar risiko yang tidak kecil. Pertama kamu memiliki risiko karena ada kewajiban untuk membayar pinjaman beserta bunganya, dan disaat yang bersamaan juga ada risiko kerugian dari investasi yang kamu lakukan. Nah, itu sebabnya kamu yang biasanya juga adalah investor pemula yang ’buta’ investasi sangat tidak disarankan untuk memakai uang pinjaman untuk berinvestasi.

Lain halnya bila investor adalah seorang yang berpengalaman dan tahu betul investasi yang akan dia hadapi. Namun, hal tersebut pun masih melalui proses analisa panjang mengenai risiko pinjaman dan risiko investasi untuk benar-benar memastikan bahwa keuntungan yang diperoleh dapat menutupi segala biaya dan risiko yang mungkin timbul.

Lalu bagaimana caranya kaum muda seperti kamu dapat ikut terjun berinvestasi di pasar modal dengan modal yang minim tanpa perlu meminjam uang untuk berinvestasi? Bagaimana kamu dapat ikut berinvestasi tapi dengan mengurangi tingkat risiko investasi di pasar modal?

Nah, tidak ada kata terlambat bagi investor pemula untuk ikut berpartisipasi di pasar modal. Investasi telah berkembang menjadi sebuah kebutuhan, dan selayaknya setiap orang akan mencari jalan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sarana investasi yang dapat dimanfaatkan oleh kaum muda sebagai investor pemula dengan risiko yang terukur dan juga dengan persyaratan modal minimum adalah dengan membeli reksadana. Mengapa reksadana? Dari segi persyaratan modal, dapat dibeli per unitnya dengan harga yang terjangkau, yaitu seratus ribu rupiah. Tentu dengan harga ini, kaum muda dapat dengan mudah menjangkaunya.

Kedua, risiko yang relatif rendah. Dalam artian, kamu tidak perlu memilih saham yang akan kamu beli, tapi kamu cukup membeli unit reksadana saja, yang didalamnya sudah terdapat bermacam-macam saham yang sudah terpillih melalui proses analisa dan perhitungan dari Manajer Investasi (MI) profesional.

Kemudian, kamu dapat ikut mengurangi risiko investasi dengan membeli reksadana secara berkala, misalnya tiap bulan.

Jadi, kamu bisa berinvestasi tanpa perlu meminjam uang terlebih dahulu sebagai modal kamu di pasar modal. Menarik bukan?

About admin

Check Also

Bunga Bank Buat Pacar Sih Biasa Bunga Hasil Reksadana Dong

Bunga Bank Buat Pacar sih Biasa, ‘Bunga’ Hasil Reksadana Dong! Bunga hasil reksadana, terutama hasil …

Bukan Cuma Menyembelih Kurban Ini Makna Idul Adha Buat Hidupmu

Bukan Cuma Menyembelih Kurban, Ini Makna Idul Adha Buat Hidupmu Tahukah, kamu? Big Cow Chili …

Buat Pasangan Muda Simak 6 Tips Investasi Untuk Pengantin Baru

Start Investing, Start Loving Buat Pasangan Muda, Simak 6 Tips Investasi untuk Pengantin Baru Tentu …